Menjalankan Bisnis

5 Strategi Meraih Pasar Milenial



Milenial.. Milenial... Sebenarnya apa sih millennial itu? Kenapa sekarang ini banyak perusahaan yang membidik milenial sebagai target potensialnya?

Generasi milenial atau dengan nama lain Generasi Y merupakan sebuah panggilan untuk kelompok orang-orang yang lahir 1980 hingga 1990 an. Menurut riset dari Katadata, generasi ini memiliki peran penting dalam ekosistem transaksi secara digital.

Lalu, kenapa pasar milenial ini perlu dibidik secara serius oleh pelaku bisnis?

Paham Teknologi

Generasi milenial dianggap lebih melek teknologi jika dibandingkan dengan generasi lainnya. Menurut sebuah riset, generasi ini suka mencoba hal-hal atau teknologi yang baru muncul.

Aktif Main Sosial Media

Hampir 100% generasi milenial aktif bermain sosial media. Generasi ini dapat dengan mudah ditemukan di berbagai platform digital seperti sosial media, blog, dan forum. Generasi ini dapat membuat bisnis semakin eksis.

Spontanitas Berbelanja

64% milenial berbelanja secara spontanitas. Mereka cenderung lebih jarang membandingkan harga produk baik ketika berbelanja secara online atau offline. Spontanitas ini dapat menguntungkan bagi pelaku bisnis, apalagi jika kamu menerapkan strategi penjualan cross-selling.

Lebih Personal

Milenial dianggap lebih menyukai hal-hal yang personal. Generasi ini akan lebih memilih sebuah produk atau jasa yang sesuai dengan dirinya sendiri. Hal ini bisa menjadi peluang bagi pelaku bisnis karena lebih mudah ketika mengikuti selera konsumen.

Setelah mengetahui pentingnya membidik pasar milenial. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara menggaet mereka?

1. Hadir Secara Digital

Keaktifan generasi milenial di media digital membuat kamu sebagai pelaku bisnis perlu hadir secara digital. Kamu bisa memulai dengan membuat sosial media untuk memasarkan produk atau jasa kamu.

  1. Promosi Soft-Selling

Generasi milenial lebih pintar memilih produk yang akan mereka beli. Mereka cenderung lebih menyukai promosi yang menawarkan produk atau jasa secara jelas dan tidak bertele-tele. 

Kegiatan promosi secara soft-selling lebih disukai oleh milenial karena promosi ini terfokus pada manfaat dan solusi. Dengan orientasi ini, brand kamu akan terlihat sebagai sebuah problem solver bagi mereka.

2. Aktif Berinteraksi di Sosial Media

Seperti yang telah disebutkan di atas, generasi millennial lebih aktif di sosial media jika dibandingkan dengan generasi lainnya. Oleh karena itu, sebuah langkah tepat bagi kamu untuk ikut aktif berinteraksi dengan pasar milenial di sosial media untuk menarik perhatian mereka.

Gunakan bahasa yang lebih santai dengan konten yang lebih fun agar audience menyukai saat-saat berinteraksi dengan kamu.

3. Menggunakan Influencer

Saat ini influencer memiliki peran strategi tersendiri bagi sebuah brand, terlebih jika influencer yang digunakan juga sesuai dengan target pasar milenial. Hal ini dapat menambah ketertarikan audience untuk melakukan pembelian.

4. Manfaatkan Situasi FOMO (Fear Of Missing Out)

Generasi millennial selalu ingin terlibat dengan hal-hal baru. Mereka akan selalu terdorong untuk mencoba hal-hal yang sedang happening. Situasi ini juga disebut dengan sebutan FOMO (Fear Of Missing Out), dimana mereka takut ketinggalan sebuah tren.

Situasi FOMO ini dapat kamu manfaatkan untuk mendorong konsumen dalam membeli produk atau jasa kamu secara spontan.

Nah, itu dia penjelasan mengenai pentingnya target pasar millennial beserta cara terbaik untuk mendapatkan hati mereka. Yuk, kapan kamu akan terapkan strategi ini?




Tags : Bisnis UMKM Millenial Gen Z Smartbisnis Sooltan Internet Bisnis Online

Artikel terkait

Prinsip 6M Dalam Berwirausaha Yang Harus Dipahami

Strategi Mengubah Hambatan Menjadi Harapan Dalam Berbisnis di Era Covid-19


Contact Center : 1 500 250